Selasa, 11 November 2014

Untuk Kamu yang Baru Datang





Tuan kenapa akhir-akhir ini aku jadi sering memikirkanmu, setelah percakapan kemarin malam, setelah apa yang selalu kita obrolkan panjang lebar. Kau slalu mengganggu pikiranku. Entah apa yang aku rasakan padamu, aku bingung dengan perasaan ini tuan. Kenapa kau selipkan rasa nyaman dengan kedekatan kita? Aku takut rasa nyaman ini akan tumbuh dan berkembang menjadi rasa cinta. Aku tak mau itu terjadi

Jatuh cinta? Apakah ini yang nama nya jatuh cinta? Ku rasa aku tak jatuh cinta dengan mu. Aku hanya nyaman dengan mu entah sebagai teman atau lebih. Aku tak tahu. Yang ku rasakan hanya sebatas kenyamanan karena aku dan kamu saling satu pemahaman.
Entah kenapa di setiap pertemuan kita, di setiap obrolan dan canda tawa kita kau selalu membuat ku merasa nyaman. Tuan, kau tahu? Aku suka caramu memperlakukan ku. Aku suka semua ecenganmu, aku suka candamu, aku suka caramu membuat ku tertawa. Aku selalu merindukan itu tuan.

Tuan aku tak tahu apa yang membuatku nyaman ketika bersama mu, kau tak setampan romeo kau juga tak sekeren Ronaldo, kebiasaan mu merokok juga slalu jadi masalahku. Aku tak pernah suka dengan asap rokok yang keluar dari mulutmu tuan, asap rokok yang membuat aku susah untuk bernafas. Tapi entah kenapa aku selalu suka semua kebiasaanmu. Aku tak terganggu dengan semua itu, aku menikmati saat bersamamu.
Tuan kau jangan sering datang ke pikiranku, tak boleh! Aku takut, aku hanya takut aku jatuh cinta denganmu.

Untuk tuan yang baru datang ke hari-hari ku, jangan terlalu membuatku nyaman dengan semua kebiasaanmu, dengan semua tingkah laku mu yang membuat ku tertawa lebar ketika denganmu. Aku mohon, kita hanya teman tak boleh lebih dari sekedar teman.



Dari si tukang galau
yang sering merepotkanmu

1 komentar: