Jumat, 14 November 2014

Lagi-lagi Merindukanmu



Tak bohong, kadang muncul perasaan ragu dan jengkel saja. Saat aku sedang rindu-rindunya, kau malah menanggapiku seolah-olah aku tak merasakan apapun. Datar-datar saja, seolah kau baik-baik tanpaku.
Bagaimana bisa aku tak berpikiran jelek seperti itu, sedangkan kau sudah jarang menunjukkan bahwa kau rindu. Kau terus menyalahkanku dan mengolokku cengeng saat kau mendengarku menangis ingin bertemu. Kau hanya mendengar, kau tak melihat. Tapi, aku tak ingin terlalu banyak meluapkan kekesalanku, aku sedang (lagi-lagi) merindukanmu..

Jika sedang merindukanmu, aku hanya termenung begitu saja. Memainkan keypad handphone-ku tanpa maksud, dan meletakkannya lagi, berpindah tempat, tapi tetap termenung, berpindah posisi, meletakkan handphone di tempat tersembunyi, melakukan aktivitas yang memakan waktu dan berharap saat aku menemukan handphone itu: ada beberapa pesan bahkan panggilan tak terjawab diatasnamakan kontakmu. Lalu aku tersenyum saat itu terjadi, dan melakukan hal yang sebelumnya ku lakukan kembali saat itu semua tak terjadi. Begitu saja. Terus. Dan, apakah kau juga melakukan hal yang sama?

Jengkel saja, ini tak adil. Aku rindu padamu, tapi kau ada di ujung sana, dan kau hanya bisa menenangkanku sekadarnya dengan menelponku, mengirimiku pesan, mencoba mengalihkan pembicaraan, bahkan tak peduli kau tetap sibuk dengan kegiatanmu, sedangkan aku tak bisa. Tapi, terimakasih. Perhatian sekecil apa pun darimu saat aku meridukanmu itu sudah berharga mahal. Memang terkadang kau terlalu cuek sehingga membuat semua ini tampak berat dan tak mudah untuk dilalui..

Jadi, tak salah kan jika aku bertindak bodoh saat aku merindukanmu? Termasuk memancingmu, pura-pura cuek agar diperhatikan, membuatmu khawatir, bahkan menangis. Ini benar-benar di luar kendaliku. Lalu, apa yang salah dari semua ini? Apa kau juga pernah berniat melakukannya? Apa kau merasakan hal yang sama saat kau pandang orang di sekitarmu? Tapi janjilah, suatu saat genggam erat tanganku dan kita akan membuat dunia cemburu :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar