Selamat Ulang Tahun Untuk Maskuuuuuu
Untuk ‘Mas’ yang selalu memanggilku dengan sebutan ‘Neng’
Di tengah
tugas yang kian banyak dan menyiksaku, gadis bodoh ini tak ingin mengungkapkan
banyak hal, walaupun sebisa mungkin aku berusaha tidak menulis banyak hal
tentangmu. Karena aku yakin tulisan ini hanya terdiri dari beberapa paragraf
yang tentu saja isinya hanya terselipkan nama mu. Entah akan terbaca atau tidak
olehmu, aku tidak tahu. Izinkan gadis bodoh ini bercerita sedikit tentang
dirimu.
Hampir satu
tahun perkenalan kita, dan selama itupun aku tahu semua baik burukmu. Semua
kekurangan dan kelebihanmu. Selama aku mengenalmu, aku merasa telah jatuh hati
padamu. Mas jawaku yang berambut ikal, entah mengapa aku merasa nyaman
denganmu.
Iya dia
adalah si ikal yang hitam manis berasal dari keluarga yang kental dengan adat
Jawa tapi dia yang selalu membuatku jatuh cinta setiap harinya. Apakah adat
sunda ku bisa menyatu dengan adat jawa mu? Apakah kita bisa menyatukan dua
keluarga yang berbeda? Apakah kita bisa menyatukan dua perbedaan itu? Semoga
itu bukan halangan kita untuk mencapai tujuan bersama :)
Sejak
bertemu dan mengenalmu mas, aku tak meminta banyak hal selain bisa terus berada
di dekatmu, meskipun harus menjadi bayangan dan angina yang menyentuh rambut
ikalmu. Aku bukan gadis yang pandai menceritakan semua keluh kesahku padamu,
aku layaknya patung yang tidak bisa menggerakkan seluruh organ tubuhku, entah
mengapa; kamu selalu tampak memesona dengan penampilanmu yang begitu urakan.
Iya mas, aku
suka dengan gaya mu yang sederhana, urakan, dan selalu menghisap sebatang rokok
kemana-mana. Aku agak risih awalnya dengan kelakuan mu. Risih dengan asap
rokokmu yang selalu membuat aku sesak untuk bernafas.
Tapi kamu tahu, kebiasaan mu yang seperti itu aku malah suka, aku suka dan bahkan nyaman dengan semua sifat konyolmu, gaya urakanmu. Mereka semua bagian dari dirimu. Tapi semoga sosokmu bukan seperti asap rokokmu, yang mengepul di udara, menghilang tanpa jejak, bergegas pergi tanpa pamit.
Tapi kamu tahu, kebiasaan mu yang seperti itu aku malah suka, aku suka dan bahkan nyaman dengan semua sifat konyolmu, gaya urakanmu. Mereka semua bagian dari dirimu. Tapi semoga sosokmu bukan seperti asap rokokmu, yang mengepul di udara, menghilang tanpa jejak, bergegas pergi tanpa pamit.
Terimakasih
untuk dua bulan ini, terimakasih telah mengajarkanku arti menyayangi dengan
tulus, terimakasih telah menyayangiku lebih dari kau menyayangi dirimu sendiri.
Terimakasih untuk semua kebahagiaan yang telah kau beri untukku, untuk semua
kata selamat pagi yang selalu kau ucap disetiap bangun tidurku. Terimakasih kau
selalu menjagaku lebih dari kau menjaga seorang adik dan kakakmu. Terimakasih
Masku mungkin kata terimakasihku ini belum cukup untuk mengungkapkan rasa
kagumku kepadamu.
Selamat
Ulang Tahun masku, semoga tidak terlambat. Aku hanya ingin di umurmu yang
semakin bertambah , kamu semakin tumbuh jadi pribadi yang menurut pada
perkataan orangtua, menghormati kakak perempuanmu, mencintai dan menyayangi
adik perempuanmu, mengemban tanggung jawabmu sebagai seorang anak laki-laki
satu-satunya, dan mampu menjaga serta menyayangi perempuan yang sedang
bersamamu saat ini.
Selamat
Ulang Tahun Pacar, sahabat, sekaligus kakak pria terbaikku. Iya seperti itulah
kamu mas. Pacar yang terkadang berubah menjadi sahabat yang menyenangkan lalu
berubah menjadi kakak yang membanggakan.
Dari seorang gadis berlogat sunda
Yang selalu merepotkanmu dimanapun dan kapanpun